Rabu, 09 Mei 2012

My 'Eating Behavior' Type


Skor di setiap peryataan berikut (dari angka 1 s/d 6)
1: sangat tidak setuju
4: agak setuju
2: tidak setuju
5: setuju
3: agak tidak setuju
6: sangat setuju




Top of Form

Keadaan Saya
Skor
1
Saya sangat peduli tentang masalah nutrisi dan saya suka mempelajari setiap hal yang berkaitan dengan gizi dan makanan sehat.
Saya selalu memasak di rumah.
3
Saya adalah wanita karier yang aktif dan penuh kesibukan.
4
Ajakan dari orang terdekat membuat saya mudah tergoda untuk makan di luar.
5
Saya sering makan sambil melakukan aktivitas lain seperti menonton TV, membaca, dan sebagainya.

Saya lebih sering membeli makanan di luar dibandingkan makan masakan rumah.
Saya selalu memperhatikan jumlah makanan yang saya makan setiap harinya.
8
Saya senang makan bersama keluarga di rumah.
9
Saya merasa sulit mengendalikan berat badan.
10
Harga menjadi salah satu pertimbangan saya sewaktu membeli makanan.
11
Saya mudah tergoda oleh iklan, gambar, atau aroma makanan.
12
Saya tidak suka memasak.
13
Saya cenderung makan makanan apa saja yang tersedia di dekat saya.
14
Saya selalu menghidangkan makanan yang sehat dan bergizi seimbang untuk keluarga saya.
15
Saya selalu membaca informasi nilai gizi dan komposisi makanan yang tercantum pada label makanan. Jumlah kalori menjadi pertimbangan saya dalam membeli makanan.
16
Saya makan walaupun pada saat itu saya tidak merasa lapar.
17
Saya merasa bersalah bila makan terlalu banyak.
18
Saya mengontrol pola makan saya dengan baik, dan saya makan dengan gizi seimbang.
19
Saya lebih sering mengonsumsi makanan organik, buah-buahan, sayuran, serta makanan yang dikukus/direbus dibandingkan dengan daging atau makanan yang digoreng.
20
Saya makan ketika saya merasa stres atau bosan.
21
Memasak menjadi salah satu hobi saya.
22
Saya adalah ibu rumah tangga.
23
Saya sering melewatkan waktu sarapan atau makan siang karena tidak ada waktu untuk makan.
24
Rasanya saya harus mengurangi berat badan.
25
Saya suka berwisata kuliner.


Result
D. Guilt-Ridden Dieters
Anda termasuk orang yang memiliki keinginan untuk berdiet, namun godaan untuk makan lebih banyak atau makan makanan enak yang mengandung banyak lemak atau gula tidak dapat Anda hindari. Akibatnya setelah makan Anda merasa bersalah dan untuk menebus rasa bersalah tersebut, Anda berusaha untuk mengurangi jumlah kalori yang Anda makan pada waktu makan berikutnya. Tak jarang Anda sengaja melewatkan makan siang atau makan malam untuk 'menebus dosa' tersebut. Padahal melewatkan makan besar dapat membuat porsi snack Anda menjadi tidak terkontrol. Pola makan Anda menjadi berantakan, diet pun terancam gagal! Lebih buruk lagi, Anda dapat mengalami kekurangan nutrisi yang penting untuk tubuh seperti vitamin dan mineral. Akibatnya, kinerja tubuh Anda menurun dan makanan yang Anda makan pun tidak dapat dicerna dengan baik sehingga diubah menjadi lemak. Apabila hal ini terus dibiarkan, Anda dapat mengalami peningkatan berat badan dan peningkatan resiko diabetes, penyakit jantung, serta penyakit lainnya selain kekurangan nutrisi.

Tips:
Mulailah menetapkan jadwal makan yang pasti. Bagilah waktu makan Anda 5 kali sehari, dimana 3 kali makan besar dan 2 kali snack terkontrol.
Daripada berwisata kuliner, ajaklah teman atau pasangan Anda untuk memasak bersama makanan-makanan yang lebih sehat. Selain terjamin kebersihannya, jumlah masakannya pun lebih terkontrol. Yang penting, hindari membuat masakan yang digoreng dengan minyak dalam jumlah banyak. Variasikan antara menu rebus, kukus, atau panggang.
Di waktu senggang, lakukanlah aktivitas lain yang tak kalah menyenangkan seperti bermain tenis bersama, berenang, karaoke, dan sebagainya.
Sediakan camilan yang sehat dan berserat seperti buah, jus buah rendah gula, smoothies/yoghurt rendah gula atau cookies dengan kalori terkontrol di dekat Anda. Kandungan serat membuat Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga Anda dapat menahan godaan untuk terus makan.
Berolahragalah secara teratur minimal tiga kali seminggu.
Bottom of Form

Tidak ada komentar:

Posting Komentar