Punya masalah dengan berat badan berlebih? Atau punya postur
tubuh ideal dan ingin mempertahankannya? Jika demikian, kita perlu
memperhatikan pola makan. Nafsu makan juga mesti dikendalikan, agar
jumlah makanan yang dikonsumsi tidak berlebihan. Bagaimana caranya,
simak beberapa tips berikut:
1. Utamakan asupan protein saat sarapan.
Asupan protein yang memadai saat sarapan akan mengurangi rasa lapar
pada siang hari. Alhasil, kita tidak terangsang untuk makan dalam jumlah
banyak. Riset menunjukkan, berkat asupan protein yang cukup di pagi
hari, total asupan kalori harian kita akan cenderung lebih sedikit dari
biasanya. Pengurangan itu mencapai 267 kalori. Lumayan kan?
2. Jauhkan makan favorit.
Namanya juga makanan favorit, sudah barang pasti kita akan suka dan
kerap menikmatinya. Agar tak sampai kebablasan saat menikmatinya,
jauhkan makanan favorit itu dari jangkauan tangan. Apa yang
dilakukan Brian Wansink PhD, psikolog sekaligus pemerhati makanan dari
Cornell University, mungkin bisa dicontoh. Ia menyimpan minuman soda
kesukaannya di almari pendingin yang ada di ruang bawah tanah.
''Biasanya saya malas untuk mengambil ke bawah. Jadi, saya minum saja
air putih di dapur.''
3. Tidurlah yang cukup.
Orang yang tidur kurang dari delapan jam akan mengalami fluktuasi
hormonal. Kata para ahli, nafsu makan seseorang cenderung meningkat
ketika hormon-hormon di dalam tubuh berfluktuasi.
4. Lapar datang, hirup aroma favorit
Penelitian menunjukkan, reaksi otak terhadap lemak di mulut sama
dengan reaksi otak ketika hidung mencium aroma yang menarik. Karena itu,
jika perut meronta minta diisi, cobalah tak langsung menuruti.
Siasati dengan menghirup aroma favorit. Maka, rasa lapar pun terlupa.
5. Sajikan secukupnya
Tahukah Anda, makin banyak makanan yang tersaji di meja makan, makin
banyak pula makanan yang kita santap. Karena itu, usahakan untuk
menyajikan makanan secukupnya saja. Saat di restoran dan memesan
makanan cukup banyak misalnya, jangan segan meminta pelayan untuk
membungkus (untuk dibawa pulang) sebagian makanan itu. Sesampai di
rumah, simpan makanan itu dalam kulkas dan Anda bisa menyantapnya esok
hari.
6. Makanlah di tempat terang.
Bersantap di kafe atau restoran? Pilihlah tempat yang terang. Di
tempat yang terang, seseorang akan cenderung makan lebih sedikit
dibanding ketika makan di tempat temaram. ''Di tempat terang, Anda akan
lebih sadar diri, bahkan cenderung khawatir kalau ada orang lain
memperhatikan apa yang sedang kita makan,'' kata Wansink.
7. Asyik mengobrol.
Saat makan bersama teman-teman, kerap kali obrolan seru terjadi.
Ternyata, mengobrol bisa membuat kita kehilangan waktu untuk makan dalam
jumlah banyak. Gara-gara asyik ngobrol, bisa jadi makanan di piring
masih tersisa, sementara teman sudah selesai makan. Kalau
begini, mesti bagaimana? Kalau teman-teman sudah selesai makan, kitapun
sebaiknya segera menyudahi acara makan.
8.Gunakan wadah kecil
Suka ngemil? Kalau begitu, siapkan selalu wadah atau piring kecil
untuk camilan. Dengan wadah itu, biasanya akan segera berhenti
ketika camilan di wadah tersebut habis. Acara ngemil pun lebih
terkendali.
9. Awali dengan sup.
Awali makan siang dengan sup sayuran sekitar 130 kalori. Dengan cara
ini, Anda tidak terangsang untuk makan dalam jumlah banyak, sebab perut
Anda telah 'diganjal' lebih dulu oleh sup.
10. Kurangi pilihan makanan.
Paket makanan dengan beragam variasi rasa seperti biskuit, permen,
cokelat, dan lain-lain, cenderung merangsang seseorang untuk mencicipi
semuanya. Dampaknya, asupan kalori meningkat tanpa Anda sadari.
Ternyata, banyak pilihan tak selalu baik, terutama untuk Anda yang ingin
mengendalikan nafsu makan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar