Masih seputar LGBT yang sedang hangat-hangatnya paska disahkannya perkawinan sesama jenis di negara Adi Daya Amerika Serikat... iseng-iseng saya mencari tahu tentang hubungan sesama jenis ini pada agama lain. Apakah agama-agama lain juga menentang adanya hubungan antara sesama jenis ini atau mereka justru merestuinya. Baru sempat membaca Bible sih... tapi sudah dapat kesimpulan... yaitu baik Islam, Kristen, ataupun Yahudi sama-sama mengharamkan hubungan sesama jenis ini. Namun ada kisah menarik juga yang membedakan diantara ke-duanya... Yuk Simak
"Dan (ingatlah) ketika Luth berkata kepada kaumnya: "Sesungguh-nya kamu benar-benar mengerjakan perbuatan yang amat keji yang sebelumnya belum pernah dikerjakan oleh seorang pun dari umat-umat sebelum kamu". Apakah sesungguhnya kamu mendatangi laki-laki, menyamun, dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu?" Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan: "Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar. Ia berkata: “Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu.” Dan tatkala utusan Kami (para malaikat) datang kepada Ibrahim membawa kabar gembira, mereka mengatakan, ‘Sesungguhnya kami akan menghancurkan penduduk kota (Sodom) ini. Sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang zhalim.’ Ibrahim berkata, ‘Sesungguhnya di kota itu ada Luth.’ Para malaikat berkata, ‘Kami lebih mengetahui siapa yang ada di kota itu. Kami sunguh-sungguh akan menyelamatkan dia dan pengikut-pengikutnya, kecuali isterinya. Dia adalah termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).'" (QS Al-Ankabut: 28-33)
Kisah Nabi Luth menurut Al Qur'an
"Dan (ingatlah) ketika Luth berkata kepada kaumnya: "Sesungguh-nya kamu benar-benar mengerjakan perbuatan yang amat keji yang sebelumnya belum pernah dikerjakan oleh seorang pun dari umat-umat sebelum kamu". Apakah sesungguhnya kamu mendatangi laki-laki, menyamun, dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu?" Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan: "Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar. Ia berkata: “Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu.” Dan tatkala utusan Kami (para malaikat) datang kepada Ibrahim membawa kabar gembira, mereka mengatakan, ‘Sesungguhnya kami akan menghancurkan penduduk kota (Sodom) ini. Sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang zhalim.’ Ibrahim berkata, ‘Sesungguhnya di kota itu ada Luth.’ Para malaikat berkata, ‘Kami lebih mengetahui siapa yang ada di kota itu. Kami sunguh-sungguh akan menyelamatkan dia dan pengikut-pengikutnya, kecuali isterinya. Dia adalah termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).'" (QS Al-Ankabut: 28-33)
“Kecuali Luth beserta pengikut-pengikutnya. Sesungguhnya Kami akan menyelamatkan mereka semuanya, kecuali istrinya. Kami telah menentukan bahwa sesungguhnya ia itu termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya).” (QS Al Hijr: 59-60)
“Dan tatkala datang utusan-utusan Kami (para malaikat) itu kepada Luth, dia merasa susah dan merasa sempit dadanya karena kedatangan mereka, dan dia berkata: “Ini adalah hari yang amat sulit. Dan datanglah kepadanya kaumnya dengan bergegas-gegas. Dan sejak dahulu mereka selalu melakukan perbuatan-perbuatan yang keji. Luth berkata: “Hai kaumku, inilah puteri-puteriku, mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan (nama)ku terhadap tamuku ini. Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal?” Mereka menjawab: “Sesungguhnya kamu telah tahu bahwa kami tidak mempunyai keinginan terhadap puteri-puterimu; dan sesungguhnya kamu tentu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki.” Luth berkata: “Seandainya aku ada mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau kalau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat (tentu aku lakukan).” Para utusan (malaikat) berkata: “Hai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Rabbmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorangpun di antara kamu yang tertinggal, kecuali isterimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka ialah di waktu subuh; bukankah subuh itu sudah dekat?. Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi, yang diberi tanda oleh Rabbmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim” (QS Hud: 77-83)
"Lalu Kami keluarkan orang-orang yang beriman yang berada di negeri kaum Luth itu. Dan Kami tidak mendapati di negeri itu, kecuali sebuah rumah dari orang-orang yang berserah diri. Dan Kami tinggalkan pada negeri itu suatu tanda bagi orang-orang yang takut kepada siksa yangpedih. " (QS Adz-Dzariyat: 35-37)
Kisah Nabi Lot dalam Bible
Kedua malaikat itu tiba di Sodom pada waktu
petang. Lot sedang duduk di pintu gerbang Sodom dan ketika melihat mereka,
bangunlah ia menyongsong mereka, lalu sujud dengan mukanya sampai ke tanah, serta berkata:
"Tuan-tuan, silakanlah singgah ke rumah hambamu ini, bermalamlah di sini
dan basuhlah kakimu, maka besok pagi tuan-tuan boleh melanjutkan
perjalanannya." Jawab mereka: "Tidak, kami akan bermalam di tanah
lapang." Tetapi karena ia sangat mendesak mereka, singgahlah mereka dan
masuk ke dalam rumahnya, kemudian ia menyediakan hidangan bagi mereka, ia
membakar roti yang tidak beragi, lalu mereka makan. Tetapi sebelum mereka
tidur, orang-orang lelaki dari kota Sodom itu, dari yang muda sampai yang tua,
bahkan seluruh kota, tidak ada yang terkecuali, datang mengepung rumah itu. Mereka
berseru kepada Lot: "Di manakah orang-orang yang datang kepadamu malam
ini? Bawalah mereka keluar kepada kami, supaya kami pakai mereka." Lalu
keluarlah Lot menemui mereka, ke depan pintu, tetapi pintu ditutupnya di
belakangnya, dan ia berkata: "Saudara-saudaraku, janganlah kiranya berbuat
jahat. Kamu tahu, aku mempunyai dua orang anak perempuan yang belum pernah
dijamah laki-laki, baiklah mereka kubawa ke luar kepadamu; perbuatlah kepada
mereka seperti yang kamu pandang baik; hanya jangan kamu apa-apakan orang-orang
ini, sebab mereka memang datang untuk berlindung di dalam rumahku." Tetapi
mereka berkata: "Enyahlah!" Lagi kata mereka: "Orang ini datang
ke sini sebagai orang asing dan dia mau menjadi hakim atas kita! Sekarang kami
akan menganiaya engkau lebih dari pada kedua orang itu!" Lalu mereka
mendesak orang itu, yaitu Lot, dengan keras, dan mereka mendekat untuk
mendobrak pintu. Tetapi kedua orang itu mengulurkan tangannya, menarik Lot
masuk ke dalam rumah, lalu menutup pintu. Dan mereka membutakan
mata orang-orang yang di depan pintu rumah itu, dari yang kecil sampai yang
besar, sehingga percumalah orang-orang itu mencari-cari pintu. Lalu kedua
orang itu berkata kepada Lot: "Siapakah kaummu yang ada di sini lagi?
Menantu atau anakmu laki-laki, anakmu perempuan, atau siapa saja kaummu di kota
ini, bawalah mereka keluar dari tempat ini, sebab kami akan memusnahkan
tempat ini, karena banyak keluh kesah orang tentang kota ini di hadapan TUHAN;
sebab itulah TUHAN mengutus kami untuk memusnahkannya." Keluarlah Lot,
lalu berbicara dengan kedua bakal menantunya, yang akan kawin dengan kedua
anaknya perempuan, katanya: "Bangunlah, keluarlah dari tempat ini, sebab
TUHAN akan memusnahkan kota ini." Tetapi ia dipandang oleh kedua bakal
menantunya itu sebagai orang yang berolok-olok saja. Ketika fajar telah
menyingsing, kedua malaikat itu mendesak Lot, supaya bersegera, katanya:
"Bangunlah, bawalah isterimu dan kedua anakmu yang ada di sini, supaya
engkau jangan mati lenyap karena kedurjanaan kota ini." Ketika ia berlambat-lambat, maka tangannya,
tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang oleh kedua orang itu, sebab
TUHAN hendak mengasihani dia; lalu kedua orang itu menuntunnya ke luar kota dan
melepaskannya di sana. Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah
seorang: "Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang,
dan janganlah berhenti di manapun juga di Lembah Yordan, larilah ke pegunungan,
supaya engkau jangan mati lenyap." Kata Lot kepada mereka:
"Janganlah kiranya demikian, tuanku. Sungguhlah hambamu ini
telah dikaruniai belas kasihan di hadapanmu, dan tuanku telah berbuat kemurahan
besar kepadaku dengan memelihara hidupku, tetapi jika aku harus lari ke
pegunungan, pastilah aku akan tersusul oleh bencana itu, sehingga matilah aku. Sungguhlah
kota yang di sana itu cukup dekat kiranya untuk lari ke sana; kota itu kecil;
izinkanlah kiranya aku lari ke sana. Bukankah kota itu kecil? Jika demikian,
nyawaku akan terpelihara." Sahut malaikat itu kepadanya: "Baiklah, dalam
hal inipun permintaanmu akan kuterima dengan baik; yakni kota yang telah kau
sebut itu tidak akan kutunggangbalikkan. Cepatlah, larilah ke
sana, sebab aku tidak dapat berbuat apa-apa, sebelum engkau sampai ke
sana." Itulah sebabnya nama kota itu disebut Zoar. Matahari telah terbit
menyinari bumi, ketika Lot tiba di Zoar. Kemudian TUHAN menurunkan
hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit; dan
ditunggangbalikkan-Nyalah kota-kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk
kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah. Tetapi isteri Lot, yang
berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam. Ketika Abraham
pagi-pagi pergi ke tempat ia berdiri di hadapan TUHAN itu, dan memandang
ke arah Sodom dan Gomora serta ke seluruh tanah Lembah Yordan, maka
dilihatnyalah asap dari bumi membubung ke atas sebagai asap dari dapur
peleburan. Demikianlah pada waktu Allah memusnahkan kota-kota di Lembah Yordan
dan menunggangbalikkan kota-kota kediaman Lot, maka Allah ingat kepada Abraham,
lalu dikeluarkan-Nyalah Lot dari tengah-tengah tempat yang ditunggangbalikkan
itu. Pergilah Lot dari Zoar dan ia menetap bersama-sama dengan kedua
anaknya perempuan di pegunungan, sebab ia tidak berani tinggal di Zoar, maka
diamlah ia dalam suatu gua beserta kedua anaknya. Kata kakaknya kepada
adiknya: "Ayah kita telah tua, dan tidak ada laki-laki di negeri ini yang
dapat menghampiri kita, seperti kebiasaan seluruh bumi. Marilah kita beri ayah
kita minum anggur, lalu kita tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan
dari ayah kita." Pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu
masuklah yang lebih tua untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak
mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun. Keesokan harinya
berkatalah kakaknya kepada adiknya: "Tadi malam aku telah tidur dengan
ayah; baiklah malam ini juga kita beri dia minum anggur; masuklah engkau untuk
tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita." Demikianlah
juga pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu bangunlah
yang lebih muda untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui
ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun. Lalu mengandunglah kedua
anak Lot itu dari ayah mereka. Yang lebih tua melahirkan seorang anak laki-laki,
dan menamainya Moab; dialah bapa orang Moab yang sekarang. Yang lebih
mudapun melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Ben-Ami; dialah bapa
bani Amon yang sekarang. (Bible:
Kejadian: 19:1-38)
Membandingkan Kedua Kitab tersebut
Diawal kisah nampak adanya kesamaan kisah, bahwa kaum Luth atau yang lebih dikenal dengan kaum Sodom, telah melakukan perbuatan-perbuatan yang jauh menyimpang dan perbuatan tercela, sampai dengan dibalikkan dan dihancurkannya kota tersebut.
Namun pada akhir terdapat kisah yang sangat jauh berbeda, dimana pada Bible dikatakan bahwa Lot melakukan hubungan seks dengan kedua putrinya. Bagaimana mungkin seorang nabi melakukan perbuatan tercela tersebut dengan kedua putrinya???
Alhamdulillah, dalam Al Quran, seorang nabi sangat diagungkan, dan jauh dari perbuatan tercela.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar